<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PNN專欄 &#8211; TIWA台灣國際勞工協會</title>
	<atom:link href="https://tiwa.org.tw/category/pnn%E5%B0%88%E6%AC%84/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tiwa.org.tw</link>
	<description>台灣國際勞工協會（Taiwan International Workers Association，簡稱TIWA），是全台第一個以國際移工為服務對象的民間組織。</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2020 07:54:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>zh-TW</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.0.11</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2016/03/cropped-TIWA-1.jpg?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PNN專欄 &#8211; TIWA台灣國際勞工協會</title>
	<link>https://tiwa.org.tw</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107144648</site>	<item>
		<title>Di bawah kemiskinan dan terkena penyakit langka – Hitung mundur waktu Nina</title>
		<link>https://tiwa.org.tw/di-bawah-kemiskinan-dan-terkena-penyakit-langka-hitung-mundur-waktu-nina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[chunhuai]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2020 05:50:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PNN專欄]]></category>
		<category><![CDATA[anemia aplastik]]></category>
		<category><![CDATA[cerita pekerja migran]]></category>
		<category><![CDATA[Nina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.tiwa.org.tw/?p=2853</guid>

					<description><![CDATA[Pada saat pemeriksaan, angka sel darah merah, sel darah putih dan trombosit Nina berada dibawah normal, sudah sampai tahap “berbahaya”. Dokter mengatakan ini sudah dalam keadaan “darurat”, harus segera melakukan transplantasi sumsum tulang, jika tidak, dalam satu dua tahun jika Nina terinfeksi bakteri maka akan mudah mengeluarkan darah yang banyak dan kemudian meninggal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>“Apakah keluargamu mengatakan sesuatu setelah Anda jatuh sakit?” Nina yang ada dihadapan saya tidak terlihat seperti orang yang nyawanya sedang mengalami hitung mundur waktu.</p>



<p>“Mereka menyuruh saya pulang. Pulang untuk berobat dengan pengobatan tradisional, minum obat herbal saja” katanya dengan nada yang tenang.</p>



<p>“Kenapa?” karena percaya pada pengobatan tradisional?</p>



<p>“Karena takut.” Nina menggelengkan kepala, melihat saya yang penuh penasaran, dia menjelaskan : “takut kalau berobat di Taiwan, tidak ada dana untuk membayar biaya pengobatan.”</p>



<p>Saya teringat sebuah kalimat “orang miskin tidak ada hak untuk sakit”</p>



<p>Tahun ini, Nina berusia 23 tahun, dia cerdas dan tanggap. Nina berasal dari sebuah desa di Indramayu, Jawa Tengah. Sebagai anak sulung, setelah lulus SMA, dia bekerja di pabrik suku cadang lokomotif dengan gaji setiap bulan 2,3 juta, supaya kedua adiknya bisa menyelesaikan pendidikannya. Ditambah lagi penghasilan ayahnya yang tidak menetap, walaupun sekeluarga berlima tidak akan mati kelaparan, tetapi juga tidak berani ada impian lain.<br><br>Demi memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya, Nina datang ke Taiwan pada bulan Oktober 2018. Karena tidak ada simpanan, Nina tidak sanggup membayar biaya agensi yang begitu mahal, sehingga hanya bisa memilih bekerja sebagai perawat rumah tangga yang bergaji 17.000 ntd (Rp 8.330.000, 1 ntd = Rp 490), supaya biaya agensi bisa dibayar dengan menyicil setelah datang ke Taiwan. Untuk itu, pada bulan pertama bekerja di Taiwan, setelah dipotong biaya-biaya lainnya, dia hanya mendapatkan 3.000 ntd (Rp 1.470.000), selanjutnya ada beberapa bulan mendapatkan 8.000 ntd (Rp 3.920.000), 11.000 ntd (Rp 5.390.000), 12.000 ntd (Rp 5.880.000). Setiap bulan Nina menyisihkan 2.000 ntd (Rp 980.000) untuk dirinya sendiri, sisanya semua dikirim ke Indonesia.</p>



<p>Ini sepertinya terlihat seperti kisah kebanyakan pekerja migran, tetapi kehidupan Nina mulai berubah di sini.</p>



<p>Pada Oktober 2019, Nina akhirnya melunasi biaya agensi, dan sudah bisa mulai menabung di mana setiap bulan akan ditransfer ke rekening yang ada di Indonesia. Tetapi pada bulan yang sama, dia menyadari bahwa masa menstruasinya mencapai 20-an hari, terakhir berhenti karena konsumsi obat. Pada awal tahun 2020 bulan Januari, masa menstruasi Nina kembali tidak normal, dan karena kehilangan banyak darah menyebabkan kepala pusing; bulan Februari, sempat beberapa kali pingsan dan dibawa ke ruang darurat Rumah Sakit, dokter mengira Nina ada kemungkinan terkena penyakit anemia aplastik. Untuk itu, tabungan 20.000ntd (Rp 9.800.000) di Indonesia, diminta transfer kembali untuk biaya pengobatan.</p>



<p>“Majikanmu baikkah?”</p>



<p>“Baik”</p>



<p>“Agensi kamu baikkah?</p>



<p>“Baik”</p>



<p>Hanya saja, setelah agensi mendapatkan bukti diagnosa, agensi meminta Nina agar segera kembali ke Indonesia.</p>



<p>“Saya sendiri tidak tahu sakit apa, sampai ke depnaker baru pertama kali mengetahuinya!” nada bicara Nina agak tinggi dari biasanya.</p>



<p>“Kamu masih bilang agensi baik? Saya dengan ekspresi yang meragukan, Nina tersenyum. Saya tidak tahu apakah dia juga merasa konyol atau dia terlalu polos dan baik hati.</p>



<p>Awalnya majikan dan agensi berharap agar Nina segera kembali ke Indonesia, supaya majikan bisa mempekerjakan perawat rumah tangga yang baru. Setelah melalui beberapa kali perjuangan akhirnya Nina bisa tinggal di Taiwan untuk berobat, kemudian kami melakukan pemeriksaan yang lebih detail lagi dan sudah dipastikan Nina terdiagnonsa anemia aplastic. Singkat kata, sumsum tulang Nina tidak bisa memproduksi sel darah merah, sel darah putih dan trombosit sehingga mudah mengeluarkan darah, dan bisa dikarenakan kekurangan sel darah putih sehingga mudah terinfeksi dan menyebabkan kematian.</p>



<p>“Saat mendengar informasi ini, otak terasa kosong” ini terlalu berat bagi seseorang yang hanya berusia 23 tahun.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img width="576" height="324" src="https://i0.wp.com/tiwa.wokercn.com/wp-content/uploads/2020/05/image.png?resize=576%2C324" alt="" class="wp-image-2854" srcset="https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/05/image.png?w=576&amp;ssl=1 576w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/05/image.png?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/05/image.png?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w" sizes="(max-width: 576px) 100vw, 576px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<p>Pada saat pemeriksaan, angka sel darah merah, sel darah putih dan trombosit Nina berada dibawah normal, sudah sampai tahap “berbahaya”. Dokter mengatakan ini sudah dalam keadaan “darurat”, harus segera melakukan transplantasi sumsum tulang, jika tidak, dalam satu dua tahun jika Nina terinfeksi bakteri maka akan mudah mengeluarkan darah yang banyak dan kemudian meninggal. Kematian tiba-tiba terasa begitu dekat, masa depan begitu jauh. Tetapi jika transplantasi berhasil maka ada 90% kehidupan Nina bisa kembali normal.</p>



<p>Untuk melakukan transplantasi sumsum tulang harus ada pendonor yang cocok, masing-masing adiknya yang berusia 14 tahun dan 6 tahun mempunyai kesempatan 25% dan paling memungkinkan untuk cocok sebagai pendonor.</p>



<p>“Setelah sakit pernahkah kamu menangis?”</p>



<p>“Pernah sekali.” Kapan? “pada saat dokter bilang harus melakukan transplantasi sumsum tulang dari adik, saya merasa kasihan pada mereka karena mereka masih kecil. Jadi saat itu saya bertanya kepada dokter, jika dilakukan transplantasi sumsum tulang, apakah mereka bisa sakit, jika bisa, tidak perlu, biarkan saya sendiri saja yang sakit” hubungan persaudaraan Nina dan adik-adiknya sangat baik, sama sekali tidak ingin “menyusahkan” mereka. Untung saja, transplantasi sumsum tulang tidak akan mempengaruhi kesehatan pendonor, ini menandakan nyawa Nina masih ada sedikit harapan.</p>



<figure class="wp-block-image"><img src="https://scontent-tpe1-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/100090066_1415778688623230_8797319493069045760_n.jpg?_nc_cat=106&amp;_nc_sid=110474&amp;_nc_ohc=L1gt4aZWguoAX8y-aqJ&amp;_nc_ht=scontent-tpe1-1.xx&amp;oh=29f5e649c8f2324f41c0a0e9dcd8f580&amp;oe=5EF58564" alt="圖像裡可能有1 人"/></figure>



<p>Sekarang setiap minggu Nina harus mengambil darah, test darah, kembali dirujuk dan melakukan transfusi darah, untuk membuatnya “sementara” terhindar dari bahaya. Di lain sisi, kami sedang berusaha menembus wabah corona saat ini supaya bisa mengatur ibu Nina dan kedua adiknya datang ke Taiwan, untuk melakukan pemeriksaan. Jika berhasil akan segera melakukan transplantasi sumsum tulang. Sementara kedua adiknya tidak ada asuransi di Taiwan, semua pemeriksaan memerlukan biaya yang sangat besar.</p>



<p>Jika tidak beruntung, kedua adiknya tidak cocok maka hanya bisa mencari data pendonor yang cocok dari bank sumsum tulang Rumah sakit Tzu Chi. Tetapi, baik proses pencarian pendonor yang cocok maupun transplantasi sumsum tulang nantinya, ini merupakan beban pengeluaran sangat besar yang tidak sanggup ditanggung oleh keluarga Nina.</p>



<p>Jika tidak beruntung, juga tidak bisa menemukan pendonor yang cocok dari bank sumsum tulang belakang RS Tzu Chi maka hanya bisa menyerah untuk melakukan transplantasi sumsum tulang, dan akan dilakukan pengobatan imunoterapi. Pengobatan imunoterapi lebih murah, tetapi tidak bisa mengobati akar permasalahan penyakit, mudah kambuh, dan sekali demi sekali efek pengobatan akan berkurang. Hanya saja ini merupakan jalan terakhir untuk melanjutkan nyawanya.</p>



<p>Pengurusan dokumentasi, transportasi, akomodasi, makanan dan biaya pengobatan, semuanya ditotalkan melampaui 400.000ntd (Rp 196.000.000), biaya sebesar ini tidak sanggup ditanggung oleh sebuah organisasi kemasyarakatan (TIWA). TIWA jarang terbuka untuk menggalang dana demi masalah individu, tetapi terakhir kami memutuskan untuk menggalang dana – &nbsp;kami hanya berharap nyawa Nina bisa diselamatkan.</p>



<p>“Apa impianmu?” pertanyaan umum yang terakhir saya tanya.</p>



<p>“Sembuh.” Tentu saja harus sembuh dulu. “Jika bisa, ingin terus bekerja di Taiwan, setelah adik-adik dewasa kemudian pulang ke Indonesia untuk menikah.” Jawaban Nina sangatlah sederhana, tetapi saat ini bagi dia, yang paling sulit adalah impian yang sederhana ini.</p>



<p>&#8212;&#8212;</p>



<p>Untuk menyelamatkan Nina, kami membutuhkan bantuan Anda sekalian.Jika Anda bersedia, Mari kita Bersama-sama menyelamatkan nyawa Nina.</p>



<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f340.png" alt="🍀" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />Informasi menyumbang<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f340.png" alt="🍀" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><br>Lembaga keuangan : Kantor pos (700)<br>No. Rekening : 0001651 0220241<br>Nama : 莉娜 Nina Herlina</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2853</post-id>	</item>
		<item>
		<title>【看見】貧窮之下 又現罕病 Nina的倒數計時</title>
		<link>https://tiwa.org.tw/%e3%80%90%e7%9c%8b%e8%a6%8b%e3%80%91%e8%b2%a7%e7%aa%ae%e4%b9%8b%e4%b8%8b-%e5%8f%88%e7%8f%be%e7%bd%95%e7%97%85-nina%e7%9a%84%e5%80%92%e6%95%b8%e8%a8%88%e6%99%82/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[chunhuai]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2020 09:22:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PNN專欄]]></category>
		<category><![CDATA[募款]]></category>
		<category><![CDATA[看見]]></category>
		<category><![CDATA[醫療]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.tiwa.org.tw/?p=2927</guid>

					<description><![CDATA[「家人知道你生了這個病之後，有說什麼嗎？」我看著眼前的Nina，看不出她的生命正在倒數。「他們叫我回家。回家用傳統療法、喝草藥就好。」她說得很平靜。「為什麼？」是因為比較 &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image"><img src="https://i0.wp.com/pnn.pts.org.tw/app_img/pic/13952.jpg?w=780&#038;ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/></figure>



<p>「家人知道你生了這個病之後，有說什麼嗎？」我看著眼前的Nina，看不出她的生命正在倒數。<br>「他們叫我回家。回家用傳統療法、喝草藥就好。」她說得很平靜。<br>「為什麼？」是因為比較相信傳統療法嗎？<br>「因為怕。」Nina歪著頭，看到我疑惑的眉心，貼心地補充說明：「怕如果在台灣治療的話，付不出醫藥費。」<br><br>我想起了那句「窮人沒有生病的權利」。<br><br>Nina今年23歲，聰明伶俐，來自印尼中爪哇Indramayu的鄉間。作為家中老大，為了讓兩個妹妹順利完成學業，她高中畢業後就到機車零件廠工作，領每個月二條三的薪水（約台幣4600元）。加上年邁父親開卡車的不穩定收入，一家五口也許餓不死，但也不足以有其他想望。<br><br>為了給家人更好的生活，Nina在2018年10月來到台灣。當時沒有儲蓄，Nina付不起龐大的工廠仲介費，只能選擇當薪資僅有17000元的看護工，來台後再用分期付款的方式支付貸款。於是，來台灣第一個月，扣除零零總總的費用，她只有領到3000元，接下來有幾個月是8000元、11000元或12000元。Nina每個月都只給自己留2000元，剩下的都寄回了印尼。<br><br>這看上去是移工的樣板故事，但Nina的生命卻在這裡開了岔。<br><br>2019年10月，Nina終於繳清了國外的仲介費，準備開始為自己存一點錢，固定每個月寄回印尼的帳戶。但也是那個月，她發現自己的經期居然長達二十多天，最後是吃了藥才終於停止。今年1月，Nina的經期再次異常，而且會因為失血過多而頭暈；2月初，她因為多次昏倒而被送至醫院急診，醫生懷疑Nina患了「再生不良性貧血」。剛在印尼戶頭存下的20000元，又託人匯了回來付醫療費用。<br><br>「你的老闆好嗎？」<br>「好。」<br>「你的仲介好嗎？」<br>「好。」<br><br>然而，仲介拿到診斷證明之後，便要求Nina提前解約返回印尼。<br>「我都不知道我生什麼病，一直到勞工局開協調會才第一次聽到！」Nina的語調難得高了幾度。<br>「那你還說仲介好？」我一臉狐疑，而Nina笑了起來。我不知道是她也覺得有一點點荒謬，還是只是太過單純和善良。<br><br>一開始雇主跟仲介都希望Nina儘速返國，以便雇主聘用新的看護人力。經過幾番用力爭取，Nina才得以留下來就醫，我們隨後帶她做更詳細的檢查，確診為「再生不良性貧血」。簡而言之，Nina的骨髓無法製造紅血球、白血球及血小板，所以容易出血，也因為白血球不足而容易感染，以至於喪命。<br><br>「聽到的時候，腦袋是空的。」對一個23歲的人來說，這確實太過沉重。<br><img src="https://i0.wp.com/pnn.pts.org.tw/app_img/pic/13954.jpg?w=780&#038;ssl=1" data-recalc-dims="1">檢測時發現，Nina的紅血球等各項數值皆遠低於正常值，如果未作移植，可能不出兩年就撒人人寰。本圖與封面照片由台灣國際勞工協會提供。檢測當時，Nina的紅血球、白血球和血小板都遠低於正常值，甚至到了「危險」的程度。醫生說，這是骨隨移植的「急症」，如果不做移植，Nina也許在一兩年內就會因為細菌感染或大量出血而離世。死亡突然變得好近，未來變得好遠。但相對的，只要移植成功，Nina的下半生有九成機率完全恢復正常。</p>



<p>然而要做骨髓移植，首先要有合適的捐贈者，而14歲和6歲的兩個妹妹各有25%的機率，是最有可能配對成功的人。</p>



<p>「發現生病之後，你有哭過嗎？」<br>「哭過一次。」哪一次？「那時候聽醫生說，得從妹妹那裡移植骨髓，覺得她們太可憐了，還這麼小。所以那時候我問醫生，移植骨髓之後她們會不會生病，如果會的話，就不必了，我一個人生病就好。」Nina和兩個妹妹感情很好，一點都不想「拖累」她們。還好，骨髓移植並不影響捐贈者的健康，這也代表Nina雖然命懸一線，但還有希望。</p>



<p>Nina現在每個星期都得抽血、驗血、回診、輸血，讓她「暫時」不會有生命危險。另一方面，我們正在努力從疫情中突圍，安排Nina的媽媽、兩個妹妹來台灣，讓兩個妹妹抽血配對，如果配對成功就會立即安排骨髓移植。然而，因為兩個妹妹都不具健保身分，相關檢測與後續移植都需要龐大的醫療費用。</p>



<p>而若不幸兩個妹妹都配對失敗，便只能從慈濟醫院的骨髓資料庫裡「撈」出合適的捐贈者。但是也同樣的，不論是「撈」的過程或後續移植，對Nina一家都是一筆無法負擔的開銷。</p>



<p>再若不幸，從慈濟醫院的骨髓資料庫也找不到合適的捐贈者，那只能放棄骨髓移植，改用「免疫療法」。免疫療法最便宜，但卻無法根治、容易復發，而且每次的效果都會遞減。這是最後勉強續命的選項。</p>



<p>辦件、交通、住宿、伙食和醫療相關費用，大大小小加起來可能超過四十萬，完全不是我們一個民間團體能夠承擔的數目。TIWA很少為個案公開募款，但我們最後還是決定發起募款行動——我們真的真的很想，留下Nina的命。</p>



<p>「你有什麼願望嗎？」我最後問了一個很俗的問題。<br>「好起來。」當然是要先好起來。「可以的話，想繼續在台灣工作，等妹妹都長大了，回印尼結婚。」Nina的回答也很平凡，但對現在的她來說，最難的，也許就是這個平凡。</p>



<p>原文刊載於PNN公視新聞議題中心：<a href="https://pnn.pts.org.tw/project/inpage/2570">https://pnn.pts.org.tw/project/inpage/2570</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2927</post-id>	</item>
		<item>
		<title>【看見】惡的是火，還是草菅人命的政府？</title>
		<link>https://tiwa.org.tw/%e3%80%90%e7%9c%8b%e8%a6%8b%e3%80%91%e6%83%a1%e7%9a%84%e6%98%af%e7%81%ab%ef%bc%8c%e9%82%84%e6%98%af%e8%8d%89%e8%8f%85%e4%ba%ba%e5%91%bd%e7%9a%84%e6%94%bf%e5%ba%9c%ef%bc%9f/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[chunhuai]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2020 09:21:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PNN專欄]]></category>
		<category><![CDATA[廠住分離]]></category>
		<category><![CDATA[宿舍]]></category>
		<category><![CDATA[看見]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.tiwa.org.tw/?p=2925</guid>

					<description><![CDATA[當我們說「惡火」，惡的究竟是火，還是草菅人命的政府？]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image"><img src="https://i0.wp.com/pnn.pts.org.tw/app_img/pic/13919.jpg?w=780&#038;ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/></figure>



<p>3月31日，台灣移工聯盟在勞動部前開了一場記者會。從2017年12月14日矽卡大火燒死6名越南移工算起，這是訴求「廠住分離」的第十一場記者會。 我們在矮桌上擺放了簡易的香爐，上面有11個名字，是這兩年四個月以來，因為「廠住不分」而喪生火海的移工們。<br><br>我們把名字列出來，是因為他們來台灣工作的數年間，他們的名字可能是不會被提起的，在工廠用的可能是代號或方便雇主呼喚的綽號，甚至當我們向勞動部查詢移工的資料，勞動部第一個問的不是姓名、不是居留證號碼，而是他工廠的名稱及雇主名字。移工在目前的制度裡，似乎僅僅是雇主的附屬品。如果他們被看作是「人」，為什麼犧牲了這麼多條性命，還是無法讓工廠和宿舍分開？以至於至今，還是有那麼多的「人」，被迫住在「未爆彈」上。</p>



<h3>廠住不分，死傷不止</h3>



<p>不論是矽卡大火，或後來造成2名移工、6名消防員死亡的敬鵬大火，造成傷亡的最根本原因，就是「廠住不分」。因為「廠住不分」，以至於當工廠起火的時候，宿舍必然跟著延燒，勞工因此受困其中，而消防人員也被迫進入火場搶救。 我們一次次要求，勞動部必須著手制定規範，採取「廠住分離」的政策，才能根本保障移工及消防員的生命安全。 遺憾的是，此前的十場記者會，並沒有讓勞動部做出任何改變。 3月22日，台中鉦偉金屬研磨工廠發生火災，移工的宿舍同樣地位於工廠的二樓，同樣地和矽卡一樣是鐵皮屋，同樣地因為廠住沒有分離，三名越南移工在二樓宿舍被活活燒死。我們不禁想：如果在矽卡之後，勞動部能痛定思痛，積極實施「廠住分離」，這些因為錯誤政策而逝去的人們，現在會不會還在他們的家人身邊？<img src="https://i0.wp.com/pnn.pts.org.tw/app_img/pic/13920.jpg?w=780&#038;ssl=1" data-recalc-dims="1">台中鉦偉金屬研磨工廠大火，三名移工因宿舍就在起火工廠二樓的鐵皮屋，不幸葬身火海。（照片由台灣移工聯盟提供）</p>



<h3>政策拖延　人命陪葬</h3>



<p>2018年4月28日敬鵬大火之後，我們一個月內召開了三場記者會，要求勞動部有所作為。當時，勞動部專委蘇裕國表示，勞動部已經開始著手改善移工住宿環境，但「廠住分離」涉及經濟部、內政部、勞動部的法規，勞動部將各部會溝通。 到了6月中，勞動部確實和各部會開了一場閉門會議，我們不斷要求應該要邀請民間團體代表，但是直接被勞動部拒絕。我們後來透過立委拿到會議紀錄，結論有三：<br><br>一、勞動部正檢討〈生活照顧服務計畫書〉之住宿相關規範。<br>二、〈生活照顧服務計畫書〉儘速完成翻譯。<br>三、本部已於5月1日啟動高風險性工廠實施聯合調查計畫，以確保勞工作業安全。<br><br>這三點結論，意味著勞動部完全無視「廠住分離」的訴求。 首先，〈生活照顧服務計畫書〉應該翻譯，但是這無法解決矽卡和敬鵬的問題。〈生活照顧服務計畫書〉中，對宿舍環境僅有非常簡易的規範，例如：走道多大、廁所要有幾個、男女分開、伙食如何、飲用水如何。試問，如果一個宿舍都符合這些規範，但是卻設置於工廠上面，那當下方工廠起火時，宿舍裡的人逃得了嗎？ 其次，所謂「高風險工廠的調查」，勞動部至今不公布調查結果。僅有當年9月時，跨國勞動力管理組組長薛鑑忠向記者表示，勞動部總計查訪70家工廠，其中只有14家全數合格，不合格率高達8成。<br><br>不論是〈生活照顧服務計畫書〉的翻譯或是「高風險調查專案」都無法根本解決問題。對此，我們在2018年9月和10月再次召開記者會抗議。 會後，記者詢問勞動部對於「廠住分離」的意見，勞動部卻繼續跳針：廠住分離持續彙整各部會意見後，再找經濟部和內政部討論處理。記者追問要多久？卻只得到「勞動部沒有確切時間表」這樣的回應。而當勞動部這麼說的時候，我們已經犧牲十四條性命了。</p>



<h3>體系失靈是人禍</h3>



<p>根據立委向勞動部調出的數據顯示，全台約有十萬間移工宿舍。但是這十萬裡面有多少是「廠住不分」？有多少是鐵皮屋宿舍？勞動部完全沒有資料，因為全台至今只有274位外勞查察員。以矽卡來說，發生火災前有沒有符合〈生活照顧服務計畫書〉的規範？有的，因為全部都是雇主自己評估、勾選，再交給桃園市政府，理所當然都符合。而雖然移工剛入國時，市政府會到現場檢查一次，但之後如果雇主沒有新聘的移工，那麼宿舍就不會被重複檢查，因為查察員人力嚴重不足。桃園市勞動局長王安邦甚至表示：「有的外勞宿舍我可能十多年就訪視這一次，之後雇主要怎麼改這個房間，誰會知道。」 對勞動部來說，這些問題的解方就是「嚴格裁罰不合法的雇主」。但矽卡有被裁罰嗎？桃園市勞動局說，沒有收到建管處裁罰書，所以沒辦法廢止雇主的聘僱許可。然後建管處說，因為宿舍建築已經被燒熔，現在只能登記曾有違建，無法裁罰。而燒死了6名移工的矽卡仍然聘僱外勞，歲月靜好。<br><br>勞動部說的落實裁罰究竟是什麼呢？過去十年，全國有沒有任何雇主因違反住宿規定被廢止聘僱許可呢？勞動部的回覆是：「沒有。」所謂安全管控的體系，從源頭到結尾、從通報到勞檢到裁罰，每一個環節都徹底失靈。 勞動部並非做不到，只是不願做。 在疫情日趨嚴峻的時刻，勞動部政務次長劉士豪宣布：申請產業外勞入境，僱主需要填寫移工居家檢疫計畫書，入境前需由地方政府勘查居家檢疫場地，需要一人一室、評估有無門禁管制和消毒設施，檢查完成才得以入境，費用由僱主負擔。如果連如此嚴格的標準都可以執行，為什麼無法要求雇主必須實行「廠住分離」呢？ 因為移工如果染病了會傳染，會影響到台灣人，所以嚴格要求雇主是可以的。但是移工「廠住不分」對台灣人有影響嗎？沒有，燒死的是移工。所以即使在這兩年四個月裡，「廠住不分」已經帶走了十七條性命，勞動部仍然會面色不改地告訴我們：「需要跨部會協商」。 當我們說「惡火」，惡的究竟是火，還是草菅人命的政府？</p>



<p>原文刊載於PNN公視新聞議題中心：<a href="https://pnn.pts.org.tw/project/inpage/2558">https://pnn.pts.org.tw/project/inpage/2558</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2925</post-id>	</item>
		<item>
		<title>【看見】制度剝削及社會歧視才是防疫漏洞</title>
		<link>https://tiwa.org.tw/%e3%80%90%e7%9c%8b%e8%a6%8b%e3%80%91%e5%88%b6%e5%ba%a6%e5%89%9d%e5%89%8a%e5%8f%8a%e7%a4%be%e6%9c%83%e6%ad%a7%e8%a6%96%e6%89%8d%e6%98%af%e9%98%b2%e7%96%ab%e6%bc%8f%e6%b4%9e/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[chunhuai]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2020 09:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PNN專欄]]></category>
		<category><![CDATA[看見]]></category>
		<category><![CDATA[防疫]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.tiwa.org.tw/?p=2923</guid>

					<description><![CDATA[2月26日，新冠肺炎第32例確診，患者為一個逃逸移工，外籍移工突然又成了台灣社關注的焦點。過去的經驗，台灣社會關注移工，通常只有兩個面向，一個是台灣最美的風景是人，宣傳著 &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image"><img src="https://i0.wp.com/pnn.pts.org.tw/app_img/pic/13902.jpg?w=780&#038;ssl=1" alt="" data-recalc-dims="1"/></figure>



<p>2月26日，新冠肺炎第32例確診，患者為一個逃逸移工，外籍移工突然又成了台灣社關注的焦點。過去的經驗，台灣社會關注移工，通常只有兩個面向，一個是台灣最美的風景是人，宣傳著台灣社會對移工的友善。另一面向，也是最常出現的面向：重大工安意外、社會事件、外交困境等，移工馬上成為眾矢之的或社會問題解方。國道六號工安死亡六名逃逸外勞，不討論國家建設層層外包，解決方法是查緝逃逸外勞；阮國非遭警察九槍打死不討論警方用槍、人力不足及設備問題，用查緝逃跑外勞回應與論壓力。或是最近因為新冠肺炎菲律賓政府一度限制台灣入境，政府也公開表示，不排除凍結菲勞來懲罰菲律賓。不論是工安意外或是此次有逃逸移工確診，政府從未檢討政策上對移工的剝削，永遠只有查緝逃跑外勞、凍結外勞引進的作法，規避制度上剝削移工的事實，用查緝來證明政府有作了什麼安撫民心。<br><br>自1989年開始，台灣引進外籍移工31年，因為移工政策對勞工的剝削：高額仲介費、不得自由轉換雇主、看護工無法令保障等，間接促成了移工藉由逃跑想辦法讓自己及母國家人生存下去，而這些逃離剝削的工人，部分填補了台灣長照的不足，在家庭或醫院間照顧重症病人。部分進入底層的勞動力市場，以低廉的薪資承擔重體力粗重的工作。台灣社會談論逃逸移工，時常出現的說法是，這些人是吃不了苦為了賺錢才逃跑，好像是移工需要台灣給他們工作。實際上，是台灣社會先存在著廉價勞動力的需求，逃離剝削的移工才有工作可找，沒有需求就沒有市場。<img src="https://i0.wp.com/pnn.pts.org.tw/app_img/pic/13901.jpg?w=780&#038;ssl=1" data-recalc-dims="1">勞動部表示正建置陪病登錄系統驗證身份，也呼籲雇主不要僱用非法外勞，但此舉被批評更可能造成隱匿而無助防疫。（圖片擷取自公視新聞）長期以來，台灣社會多數不在意這些人的生存處境，加上因為台灣社會的需要，對於醫院、市場、農地存在的移工睜一隻眼閉一隻眼，靠移工解決台灣的人力短缺。今天一個非法看護在工作過程中，因照顧未知的新冠肺炎患者被感染了，台灣社會又群起攻擊逃逸移工的非法身分，批評這群人是防疫漏洞，必須查緝限制行動，甚至在假日移工少數可聚會的台北車站大廳，祭出不可席地而坐的禁令，整體的移工社群成為眾矢之的。這個被照顧者感染的移工了，在台沒有社會親屬網絡支援，為了台灣的防疫她被迫曝光她的社會網絡，同時承受「非法」工人標籤帶來的社會歧視遭受譴責。</p>



<p>在32例確診後的防疫直播記者會上，記者不斷詢問如何面對移工的防疫問題，當時疫情指揮中心指揮官陳時中表示，移工是勞動部的權責。不出所料的，勞動部提出的作法，是查緝逃逸移工，要醫院查核陪病者及看護的身分證件，發現非法通報處理。這個作法立刻遭到陳時中反對，表示重點是「陪病的安全」與「陪病的訓練」，而不在於外勞是合法或非法，若是在這時候通報處理非法外勞，會造成病人無法獲得照顧，缺口要由護理師來補。陳時中的發言正是證明了移工彌補了長照人力的空缺，因查緝讓她們不敢出來工作，勢必會增加第一線防疫照顧的護理人員的工作負擔，防疫人力可能因為查緝而崩盤。勞動部的做法無法解決問題，還會導致逃逸移工躲藏的更隱秘，擔心逃逸身份曝光，真的有感染症狀也不敢出來處理。</p>



<p>承平時期我們可以不用去面對移工對台灣社會的協助及貢獻，但當疫病來臨，我們要如何面對這群默默撐起台灣長照的勞工？我們希望他們被嚴格管控，因為不能掌握行蹤，可能造成防疫漏洞。但我們又無法否認，一個個非法或合法身分的移工，就站在防疫第一線，照顧著台灣老病殘，該被責怪的不是這群移工。我們必須去質問長照制度為何讓我們的老病殘得不到足夠的照顧，移工只是在可能的社會夾縫裡求生存而已。他們過去因為政策的剝削進入廉價勞動力市場求生存，當重大事件來臨，又變成政府口中防疫或是社會安全的漏洞，種種批評對移工是非常不公平的。</p>



<p>面對目前防疫的難題，政府該拿出的方法不是查緝。第一時間應確保防疫資訊能無時差地告知人數破百萬的移民/移工社群；針對逃逸移工必須要公開的表態不論合法與否得到的醫療不會有落差，同時搭配特赦逃逸身份（不因逾期居留而將其遣返），才能讓移工有更高的意願配合防疫政策。再者，移工的工作條件多數是工時長休假少，大部分身分證件都被雇主及仲介扣留，不可能去排隊領口罩，雇主應負起提供防疫設備的責任。病毒不會挑選國籍或種族，標籤化特定族群無助於防疫，批評譴責歧視才是讓原本就生存在社會邊緣的人，躲藏隱匿的更深，成為「防疫漏洞」的主因。</p>



<p>原文刊載於PNN公視新聞議題中心：<a href="https://pnn.pts.org.tw/project/inpage/2554">https://pnn.pts.org.tw/project/inpage/2554</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2923</post-id>	</item>
		<item>
		<title>【看見】在亡國感的陰影面</title>
		<link>https://tiwa.org.tw/%e3%80%90%e7%9c%8b%e8%a6%8b%e3%80%91%e5%9c%a8%e4%ba%a1%e5%9c%8b%e6%84%9f%e7%9a%84%e9%99%b0%e5%bd%b1%e9%9d%a2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bettychen]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2019 07:18:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PNN專欄]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.tiwa.org.tw/?p=2679</guid>

					<description><![CDATA[2019.12.04　文／陳秀蓮 香港一名印尼移民家務工 Yuli Riswati，因擔心反送中運動使印尼移工社群的生活受到影響，設立網路媒體向同鄉講解運動，卻在9月23 &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>2019.12.04　文／陳秀蓮</p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-2680" src="https://i0.wp.com/tiwa.wokercn.com/wp-content/uploads/2020/01/13756.jpg?resize=780%2C439" alt="" width="780" height="439" srcset="https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13756.jpg?w=959&amp;ssl=1 959w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13756.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13756.jpg?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13756.jpg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w" sizes="(max-width: 780px) 100vw, 780px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>香港一名印尼移民家務工<span style="color: #ff0000;"> <a style="color: #ff0000;" href="https://www.thestandnews.com/politics/%E5%90%91%E5%9C%A8%E6%B8%AF%E5%90%8C%E9%84%89%E8%AC%9B%E8%A7%A3%E6%8A%97%E7%88%AD%E9%81%8B%E5%8B%95-%E5%8D%B0%E5%82%AD%E9%81%AD%E5%85%A5%E5%A2%83%E8%99%95%E6%89%A3%E7%95%99-28%E6%97%A5-%E9%9D%A2%E8%87%A8%E9%81%9E%E8%A7%A3%E5%87%BA%E5%A2%83/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Yuli Riswati</a></span>，因擔心反送中運動使印尼移工社群的生活受到影響，設立網路媒體向同鄉講解運動，卻在9月23日，遭香港入境處以未續工作簽證為由拘捕，隨後批准保釋撤銷相關控罪。但入境處在未有任何罪名的情況下，將她扣押30多天，軟硬兼施要求她離境。儘管 Yuli 作出反對申訴，入境處仍在12月2日將她遞解出境。</p>
<p>當日晚間，香港朋友發了一個臉書動態，字句中自嘲的說，一個印尼手足被遣返，有二十多個人來聲援已經很好了，還有新面孔出現，形勢大好，感謝聲援的人。一個印尼外傭被遣返對比反送中運動，就像現在幾乎所有的社運議題，在亡國感的大局底下似乎都顯得不合時宜。</p>
<p>不管亡國感怎麼發酵，不符合亡國救台灣邏輯的議題，有沒有人關注都不要緊，該作的事還是要作。12月8日就是2019的移工遊行，從我開始成為 TIWA 的工作者，歷年的遊行主題是：2007我要休假、2009還沒休假、2011血拼休假、2013血汗長照、2015照顧正義、2017看見非公民，到今年的廢仲介要 G to G。從家務工勞動權利連結長照、到<span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://pnn.pts.org.tw/project/litclass/61/42" target="_blank" rel="noopener noreferrer">移工公民權</a></span>，今年談仲介制度的剝削。</p>
<p>移工制度從來不是改一條法令就能變好的。台灣的移工制度從政策上的不能<span style="color: #993300;"><a style="color: #993300;" href="https://pnn.pts.org.tw/project/litclass/93/42" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #ff0000;">自由轉換雇主</span></a></span>、私人仲介制度、高額仲介費、家務工沒有法令保障，加上外在社會的歧視、本勞失業低薪的相對剝奪感，把移工綁在一個便宜好用好管理的位置。</p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-2681" src="https://i0.wp.com/tiwa.wokercn.com/wp-content/uploads/2020/01/13755.jpg?resize=768%2C960" alt="" width="768" height="960" srcset="https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13755.jpg?w=768&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13755.jpg?resize=240%2C300&amp;ssl=1 240w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>現實上，當我們談家務工權益，會有人跳出來說，家務工要加薪要休假病人怎麼辦？不會有人去談，相同的工作，本勞至少要六萬，可能還找不到人。</p>
<p>當我們談外勞不能跟基本工資脫勾，有人會說，他們在母國才賺多少錢？沒有人會去計算，相同的工作量，一個外勞幫雇主省了多少錢？</p>
<p>當我們談漁工惡劣的勞動處境，拒絕勞動部將漁工納入<span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://laws.mol.gov.tw/FLAW/FLAWDOC01.aspx?id=FL014930&amp;flno=84-1" target="_blank" rel="noopener noreferrer">84-1</a></span>，變相取消了漁工的工時工資加班費，在十月份南方澳斷橋死了六個漁工。兩個月過去，外籍漁工的權利跟住宿問題依舊，而民進黨為了回應縣市長敗選，已經把<span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://www.mol.gov.tw/media/5760858/%e5%8b%9e%e5%8b%95%e5%9f%ba%e6%ba%96%e6%b3%95%e7%ac%ac84%e6%a2%9d%e4%b9%8b1%e5%b7%a5%e4%bd%9c%e8%80%85.pdf" target="_blank" rel="noopener noreferrer">漁工納入84-1</a></span>。</p>
<p>當我們爭取移工三年約滿不用出境，有仲介攻擊 ngo 是偽人權團體，為了移工安置經費才幫忙工人。依他們的邏輯，移工團體必須不吃不喝，才能證明自己是真愛心真人權，卻不說一個工人他們能賺多少仲介費。台灣有七十萬移工，一個人要付十五到二十萬的仲介費，這是多少錢，大家可以自己算。</p>
<p>當我們推廢除私人仲介政府對政府聘僱，有人說，不可能、辦不到，廢除仲介就會讓移工更難出國，不能改善生活，沒有工作等。二十年前，我們沒想過台灣會有一個女總統，1896年女性運動員還不能參加奧運。不可能的事，如果沒有人推動，就永遠不可能。</p>
<p>台灣究竟是什麼樣貌？台灣是一個值得被愛的國家嗎？當我們害怕中國、亡國、國民黨復辟，說著這些議題現在不要談，或是毫無歷史是非批評抗爭者，對我來說，這才是民主的倒退，比國民黨復辟還可怕。我們不去討論國家應該長成什麼樣子，接受部分議題必須被排除，當目標達到後，被排除的議題，喊著豬隊友或批評的人有沒有人開始去作？台灣每年都有大小的選舉，移工運動是一群沒選票的移工對比有選票的雇主、仲介，自然都是被排除的。</p>
<p>至於廢除仲介會讓移工出不了國沒有工作？我只想說，廉價不應成為移工競爭力的來源。如果一個制度是讓一群人靠廉價在生存，我們就應該去對峙這個制度。兩張照片都是2015年的舊照片。一張是剛滿二十歲的女工，職災斷了右手。另一張是勞資爭議在安置中心認識結婚的工人。他們都帶了我愛台灣的衣服回家。他們是真心的愛台灣，不管離開的時候是傷心或帶著希望。</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://pnn.pts.org.tw/project/inpage/2511/62/62">此文章同步刊載於公視新聞議題中心PNN</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2679</post-id>	</item>
		<item>
		<title>【看見】A dog day afternoon</title>
		<link>https://tiwa.org.tw/%e3%80%90%e7%9c%8b%e8%a6%8b%e3%80%91a-dog-day-afternoon/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bettychen]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2019 07:15:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PNN專欄]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.tiwa.org.tw/?p=2676</guid>

					<description><![CDATA[2019.11.05　文／吳靜如 移工E被用手銬靠在警局牆壁的鐵杆上。 辦公室忽然接到一個心急如焚的老公來電說，他的老婆看護工E被警察上手銬，從雇主家裡帶走，目前在警局。 &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>2019.11.05　文／吳靜如</p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-full wp-image-2677" src="https://i0.wp.com/tiwa.wokercn.com/wp-content/uploads/2020/01/13703.jpg?resize=535%2C631" alt="" width="535" height="631" srcset="https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13703.jpg?w=535&amp;ssl=1 535w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13703.jpg?resize=300%2C354&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13703.jpg?resize=127%2C150&amp;ssl=1 127w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13703.jpg?resize=254%2C300&amp;ssl=1 254w" sizes="(max-width: 535px) 100vw, 535px" data-recalc-dims="1" /><br />
<span style="color: #999999;">移工E被用手銬靠在警局牆壁的鐵杆上。</span></p>
<p>辦公室忽然接到一個心急如焚的老公來電說，他的老婆看護工E被警察上手銬，從雇主家裡帶走，目前在警局。老公同時傳給我們一張E被用手銬靠在牆壁鐵杆的照片。一開始得到的消息是，E今天要休假，正要出門時，被雇主發現她偷東西，所以警方以「現行犯」的方式對待，上手銬。</p>
<p>辦公室同事立刻找協助的資源：法扶沒有給移工警詢筆錄時的陪同律師、勞工局的雙語人員無法即時到場……警方急著要我們處理，說他們在等。所以，我們的雙語人員H放下手邊的工作，搭計程車，從辦公室所在的北市北方，趕到北市南方。到場發現，警方在做雇主筆錄，要勞工和好不容易趕到的H在旁邊等，等了約1小時。</p>
<p>後來知道，雇主說，E偷了一隻筆和一條BB霜，且事情發生在7月。所以，完全不是現行犯，沒有我們想的：會被立刻送到地檢署嗎？可以來得及找到律師嗎？可以交保嗎？等等等……（一隻筆和一條BB霜的事，咱們就先括號起來，讓司法處理。）筆錄後，勞工很緊張地要求跟H回到安置中心。</p>
<p>在這個過程中，辦公室繼續聯繫勞工局，除了告知這個案件狀況外，也要求勞工局同意後續的安置。勞工局負責安置的承辦人員表示，這是一個刑事案件，並非勞資爭議，所以他們不能同意安置補助。不論我們如何提及「先安置後調查」及「尊重移工意願」等處理原則，也不論我們如何解釋，雇主和勞工已有偷與沒偷的爭議，勞工在上工的第一個月便跟仲介表示並無照顧事實，要求轉換工作卻被仲介要一個月薪水等「利害相關人」之問題，勞工局仍堅持，不同意。但我們顧及緊張勞工的狀況，還是讓勞工跟H回到安置中心做緊急安置。</p>
<p>筆錄完成，已近晚上8點，E要跟H離開警局時，仲介小姐則厲聲阻擋表示，「她是我的勞工」、「勞動部說我可以安置」、「請你跟她講我依法可以收每天300元的安置費用」、「你不能強行帶走我的工人」云云。E緊張地拉著H的手臂，不敢放開。無論H如何跟仲介解釋法令規定等，仲介就是聽不下。H於是帶著E走出警局，準備回辦公室。</p>
<p>好不容易回到辦公室，雙語人員來不及接放學的小孩已經等到不省人事了吧？於是，H聯繫了安置中心的夜班值班人、幫E叫了輛計程車，讓E搭車直接到安置中心。辦公室到安置中心的時間，騎摩拖車大概20分鐘，汽車難閃車，最多半小時。但是，值班人員等過了半個小時後，開始緊張怎麼E還沒到。接近1小時，終於在約定地點看見計程車帶她來。一般計程車費大概250，這回收1000。值班人員想，時間晚了、人到就好，為不讓勞工再緊張，於是就付了。但，回到安置中心談話時，才發現，原來H有給E 1000元。司機發現E的手機沒電，就帶E去一間水電行幫她的手機充電，所以收了這1000。E手機的電，從0%充到5%。</p>
<p>聽說，重視多元文化的蔡總統，近日讓中央廣播電台以15種語同步口譯直播國慶大典，讓更多關心台灣的朋友，能在第一時間了解總統談話的內容。然而，在日常生活的角落，一個來台不久的家務移工，在申訴不願意從事許可外工作得不到仲介的協助之後，被雇主提告偷竊、被警察上手銬；在無法獲得律師陪同的狀況下完成筆錄後，無法獲得地方勞政主管機關的同安置；更差點被氣勢駭人的仲介押在警局不給走；好不容易出門上車，卻又被計程車司機要了1000元充了5％的電，再被收車資1000元….</p>
<p>在一個正義凜然、大選前夕的2019年燠熱秋天午後，一個藍領移工，在日常生活的角落，經驗了所有歧視於一身……</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://pnn.pts.org.tw/project/inpage/2498/62/62">此文章同步刊載於公視新聞議題中心PNN</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2676</post-id>	</item>
		<item>
		<title>【看見】穿著西裝在冷氣房裡計算移工血汗</title>
		<link>https://tiwa.org.tw/%e3%80%90%e7%9c%8b%e8%a6%8b%e3%80%91%e7%a9%bf%e8%91%97%e8%a5%bf%e8%a3%9d%e5%9c%a8%e5%86%b7%e6%b0%a3%e6%88%bf%e8%a3%a1%e8%a8%88%e7%ae%97%e7%a7%bb%e5%b7%a5%e8%a1%80%e6%b1%97/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bettychen]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Oct 2019 07:10:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PNN專欄]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.tiwa.org.tw/?p=2671</guid>

					<description><![CDATA[2019.10.04　文／陳秀蓮 勞動部邀集雇主、仲介、移工團體，討論移工轉換雇主時仲介收取「服務費」的問題，希望能夠取得共識予以法治化。移工團體會前召開記者會，指出一旦 &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>2019.10.04　文／陳秀蓮</p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-large wp-image-2672" src="https://i0.wp.com/tiwa.wokercn.com/wp-content/uploads/2020/01/13575-1024x683.jpg?resize=750%2C500" alt="" width="750" height="500" srcset="https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13575.jpg?resize=1024%2C683&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13575.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13575.jpg?resize=150%2C100&amp;ssl=1 150w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13575.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13575.jpg?resize=1536%2C1024&amp;ssl=1 1536w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13575.jpg?w=1920&amp;ssl=1 1920w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" data-recalc-dims="1" /><br />
<span style="color: #999999;">勞動部邀集雇主、仲介、移工團體，討論移工轉換雇主時仲介收取「服務費」的問題，希望能夠取得共識予以法治化。移工團體會前召開記者會，指出一旦合法化將形成剝削，讓台灣成為蓄奴國家。 (攝影／張榮隆)</span></p>
<p>勞動部於10月2日下午2點半，召開「私立就業服務機構辦理期滿續聘及期滿轉換程序收費事宜」會議，原因是自2016年「廢除三年出國一日」以來，仲介認為其服務成本增加，民進黨籍立委葉宜津找來勞動部召開兩次協調會後，仲介業者提出成本計算、列出收費標準，因而有這場會議討論。</p>
<p>先看會議發言時間分配，只有收到勞動部發文的單位有發言權，每個單位3分鐘，扣掉4國辦事處、雇主團體，仲介業公會受邀9個單位有27分鐘，移工NGO共6個單位有18分鐘，移工則未被受邀，加上給提案單位「中華民國就業服務商業同業公會全國聯合會」10分鐘的說明時間。在不斷被告知尊重會議秩序、旁聽NGO皆不可發言的情況下，會議的意見風向早已成型。</p>
<p>三年出國一日取消後，仲介失去每三年向移工收一次鉅額仲介費的機會，轉而向在台續聘、轉換的移工收取2到9萬不等的「買工費」。台灣移工聯盟就此議題已召開多次記者會，呼籲勞動部研擬應對方法，但勞動部沒有任何動作。在私人仲介壟斷就業市場的情形下，「買工費」已經是「仲介費」、「服務費」之外的仲介收入。勞動部除了重申不得向移工收費外，就是召開了這場會議。</p>
<p>讓我們來看看仲介業者提出的新增成本：</p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-large wp-image-2673" src="https://i0.wp.com/tiwa.wokercn.com/wp-content/uploads/2020/01/13573-1024x309.png?resize=750%2C226" alt="" width="750" height="226" srcset="https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13573.png?resize=1024%2C309&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13573.png?resize=300%2C91&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13573.png?resize=768%2C232&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13573.png?w=1494&amp;ssl=1 1494w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" data-recalc-dims="1" /><br />
<span style="color: #999999;">仲介業者表示「期滿續聘」增加的服務項目及成本</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-large wp-image-2674" src="https://i0.wp.com/tiwa.wokercn.com/wp-content/uploads/2020/01/13574-1024x395.jpg?resize=750%2C289" alt="" width="750" height="289" srcset="https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13574.jpg?resize=1024%2C395&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13574.jpg?resize=300%2C116&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13574.jpg?resize=768%2C296&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/13574.jpg?w=1487&amp;ssl=1 1487w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" data-recalc-dims="1" /><br />
<span style="color: #999999;">仲介業者表示「期滿轉換」增加的服務項目及成本</span></p>
<p>仲介業者在會議中強調，基本工資年年調漲，但仲介費沒漲過，仲介是移工的經紀人，收錢幫移工去跟雇主談出好條件。因此，仲介精算之後，列出了包括車輛折舊辦公室租金設備文具等等成本。當中包括：徵詢雇主勞工期滿續聘的意願9,500；辦理居留證9,500；文件認證8,000；簽署接續聘雇同意書14,400等等。</p>
<p>這份成本計算的問題是，浮報服務時間，同一個工作向勞雇雙方重複收費，且這些工作都不是因三年出國一日新增的服務項目。最令人不解的是，每月300的急難救助金，仲介提到，移工在台作3K產業，就像10月1日發生的南方澳斷橋，如果發生意外要雇主負責或仲介拿出錢來，仲介也付不起，所以是一個移工互助會的概念。移工交會錢但標不了會。</p>
<p>成本計算、收費標準大抵是內行看門道外行看熱鬧。仲介精算出的建議收費，期滿轉換剛好是買工費行情價；移工期滿轉換，剛好是移工來台需繳的七成國外仲介費。曾有學者研究指出，國外仲介費約有六到七成，是進入國內仲介口袋。而應該是內行人的勞動部在記者詢問意見時說，他們只是中間人。</p>
<p>在會議進行中，當NGO針對程序及出席人數提出質疑，勞動部官員回應，在場NGO都是移工聯，只要派一個人代表就好。當NGO詢問各國代表處問題時，勞動部表示可以不用回答；仲介則是批評NGO代表沒禮貌。</p>
<p>會中仲介提及的南方澳斷橋事件，因廠住未分離只能住在船上而被斷橋壓死的移工屍骨未寒。仲介別著閃亮亮的香奈兒胸針，來看熱鬧的勞動部官員不斷強調尊重會議秩序。至於私人仲介橫行、政府就業服務失能，導致移工被超收矇騙，不得不拿出4-8萬買工作的違法現狀，則在冷氣房裡隨風而逝。</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://pnn.pts.org.tw/project/inpage/2475/62/62">此文章同步刊載於公視新聞議題中心PNN</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2671</post-id>	</item>
		<item>
		<title>【看見】無法照顧自己的照顧者</title>
		<link>https://tiwa.org.tw/%e3%80%90%e7%9c%8b%e8%a6%8b%e3%80%91%e7%84%a1%e6%b3%95%e7%85%a7%e9%a1%a7%e8%87%aa%e5%b7%b1%e7%9a%84%e7%85%a7%e9%a1%a7%e8%80%85/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bettychen]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2019 07:05:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PNN專欄]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.tiwa.org.tw/?p=2667</guid>

					<description><![CDATA[2019.09.03 文／許淳淮 小嵐是一間養護機構的越南籍看護工，大部分是上晚班，晚上7點到早上7點。工作內容不外乎餵食、洗澡、翻身、拍背、餵牛奶、帶上廁所，以及處理一 &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>2019.09.03 文／許淳淮</p>
<p><img loading="lazy" class="size-large wp-image-2668" src="https://i0.wp.com/tiwa.wokercn.com/wp-content/uploads/2020/01/4517-1024x683.jpg?resize=750%2C500" alt="" width="750" height="500" srcset="https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/4517.jpg?resize=1024%2C683&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/4517.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/4517.jpg?resize=150%2C100&amp;ssl=1 150w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/4517.jpg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/4517.jpg?resize=1536%2C1024&amp;ssl=1 1536w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2020/01/4517.jpg?w=1920&amp;ssl=1 1920w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>小嵐是一間養護機構的越南籍看護工，大部分是上晚班，晚上7點到早上7點。工作內容不外乎餵食、洗澡、翻身、拍背、餵牛奶、帶上廁所，以及處理一些緊急狀況，看起來就和一般的看護工沒有區別。但小嵐負責的範圍是一整層樓──18個病床。即使上白天班時會多一名夥伴，但還是不到法定的照病比1比5。</p>
<p>當然，小嵐從來不知道台灣還有關於照病比的規定。</p>
<p>剛來的第一個月是沒有休假的，之後的每個月則是由主管安排休兩天。小嵐不太喜歡被排到禮拜天以外的日子休假，但是也沒有辦法。他在這裡已經快要兩年了，雖然工時很長、休假很少，但是每天都有算1小時的加班。休假日上班則可以多拿一天日薪，累加起來的薪水跟家庭看護工相比算是不錯的。</p>
<p>小嵐原本也沒想到要申訴。直到某一天，他帶一名老人到廁所準備幫忙洗澡時，可能是因為用力太猛，小嵐崩出血來，緊急送醫後才確認是流產了。其實小嵐知道自己懷孕，原本也已經打算好回越南生小孩，但仲介要求他等到新的看護來接手再走。可是一直以來過量的工作，讓小嵐身體很不舒服。「你沒有請假嗎？」我這麼問。而小嵐說：「有跟護理長請假，但他都說人手不夠不能請假。」</p>
<p>說到這一段時，小嵐很節制地流著眼淚。</p>
<p>流產之後，小嵐想繼續在台灣工作，但是再也不想繼續待在這間養護機構了。仲介卻告訴他，他如果要轉換雇主，得先回越南。小嵐不知道這是不是真的，也從來沒有人告訴過他規定是怎麼樣的。一直以來仲介怎麼說，他也就只能怎麼相信。小嵐正覺得茫然的時候，在北車遇到了朋友，才被半拽著來向我們諮詢、申訴。</p>
<p>我們在勞工局的協調會上，指出雇主違反多項勞動法令。其中最主要的爭點有二：平日加班的時數、假日加班的加班費計算方式。</p>
<p>針對前者，雇主主張每天皆有排定3小時的休息，所以實際加班的時間只有1小時。但事實上，小嵐一個人要顧18個病床，根本沒有休息的可能，連飯都得斷斷續續地吃。即便有一些喘息的空檔，小嵐也不能離開那一層樓，隨時隨地處於待命狀態。因此，我們主張加班是4個小時。</p>
<p>針對後者，雇主主張小嵐假日來上班「不是加班」，而是「自願到職」。既然是「自願到職」就不適用加班費的計算標準，所以一律給予一天薪水約800元的補貼。「自願到職說」已經讓人覺得可笑至極，因為小嵐從來沒有要求過「自願到職」，全部都是主管安排的，但雇主請來的律師還說：「這是雇主好心讓他們收入高一點。」</p>
<p>協調了兩次，即便小嵐已經退讓到只要求補1小時的平日加班費與假日加班費，但最終還是破局。我們只好仔細計算，最後向雇主提出30多萬元的民事訴訟。</p>
<p>雇主大概也不怕訴訟，反正小嵐也不是第一個對他們提告的移工。甚至後來還請了檔次更高的律師事務所（據說辦公室在高檔豪華的辦公樓裡）。這是荒謬其一：雇主寧願付錢給律師打官司，也不想依法給付加班費。</p>
<p>有其一就有其二。小嵐在我們介入案件之後，便與養護機構裡的移工同事們失去了聯繫。「主任跟他們說要是跟我聯絡，就會被送回越南。」小嵐還是偷偷和其中一位同事接上線。但過沒多久，又聽到新的消息：「我原本那些同事都慢慢被送回家了，來了很多新的人。」這是荒謬其二：沒有從根本預防問題，卻是預防知道問題、可能提出問題的人。</p>
<p>無三不成禮。荒謬其三：後來網上一查，這間養護機構的評鑑結果，連年都是優等或甲等。</p>
<p><a href="https://pnn.pts.org.tw/project/inpage/2441/62/62">此文章同步刊載於公視新聞議題中心PNN</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2667</post-id>	</item>
		<item>
		<title>【看見】「惡行重大」與「嚴重失格」的學校</title>
		<link>https://tiwa.org.tw/%e3%80%90%e7%9c%8b%e8%a6%8b%e3%80%91%e3%80%8c%e6%83%a1%e8%a1%8c%e9%87%8d%e5%a4%a7%e3%80%8d%e8%88%87%e3%80%8c%e5%9a%b4%e9%87%8d%e5%a4%b1%e6%a0%bc%e3%80%8d%e7%9a%84%e5%ad%b8%e6%a0%a1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bettychen]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jul 2019 06:35:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PNN專欄]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.tiwa.org.tw/?p=2631</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>2019.07.05 文／王俐婷、何欣娜</p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-large wp-image-2632" src="https://i0.wp.com/tiwa.wokercn.com/wp-content/uploads/2019/07/12744-1024x576.jpg?resize=750%2C422" alt="" width="750" height="422" srcset="https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12744.jpg?resize=1024%2C576&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12744.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12744.jpg?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12744.jpg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12744.jpg?resize=1536%2C864&amp;ssl=1 1536w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12744.jpg?w=1920&amp;ssl=1 1920w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" data-recalc-dims="1" /> <br /><span style="color: #808080;">圖：TIWA和學生們相約在公園碰面。</span></p>
<p> </p>
<p>在陽光明媚的午後，我們和幾個大學生相約在公園中。推著輪椅，帶阿嬤出來曬太陽的看護工迎面而來，用印尼文親切地向他們打招呼。</p>
<blockquote>
<p>「你們在哪裡工作呀？」<br />「我們在這邊念書。」<br />「念書呀，你們真是好孩子。」</p>
</blockquote>
<p>我們好奇地問他們，如果想要賺錢，為什麼不選擇當移工？</p>
<p>他們說原本想當移工，但牛頭與仲介公司告訴他們，辦理學生簽證比工作簽證快很多，還可以一邊讀書一邊工作。第一年工作薪資每月兩萬六、第二年開始每月三萬，四年過後可以拿到畢業證書。他們聽完很興奮，可以讀書又可以賺錢養家，拿到台灣的學歷，將來一定能找到更好的工作，改變家庭生活。抱著對更好的未來的期待，他們選擇相信牛頭與仲介公司。</p>
<p>學生付給牛頭25-45條印尼盾（約台幣五萬五到十萬元），出發前一天，被要求簽下貸款單，如果不簽隔天不能上飛機。繳25條印尼盾的人要借台幣167,796元的貸款，沒有繳的是台幣282,144元。已經繳了那麼多的錢給仲介跟牛頭，只好簽下貸款來台。</p>
<p> </p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-large wp-image-2635" src="https://i0.wp.com/tiwa.wokercn.com/wp-content/uploads/2019/07/12743-1024x390.jpg?resize=750%2C286" alt="" width="750" height="286" srcset="https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12743.jpg?resize=1024%2C390&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12743.jpg?resize=300%2C114&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12743.jpg?resize=768%2C293&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12743.jpg?w=1920&amp;ssl=1 1920w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12743.jpg?w=1560&amp;ssl=1 1560w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" data-recalc-dims="1" /> <br /><span style="color: #808080;">圖：沒有繳交25條印尼盾的人，要背負282,144元的貸款。</span></p>
<p> </p>
<p>每天下午一點，工廠的車會統一來學校接人，晚上九點再送回學校，每周六加班 ，薪資由仲介發放。每個月除了貸款，還扣了「儲蓄學費」一萬元以及各種雜支。扣完之後的金額是負的，仲介借給他們三千到五千元的現金，一學期後已高達兩萬到四萬元。有學生向勞工局申訴後，他們才知道境外生一周只能工作二十小時，仲介、工廠跟學校讓他們違法超時工作。</p>
<p>每天下班回到宿舍將近十點，沒有時間讀書、拜拜。來申訴的學生都想回國，他們一方面不想違法超時工作，二方面又擔心之前加班時數這麼多，卻越加班越負債，會不會大學四年念完反而欠了一屁股債？他們只剩下最卑微的訴求：回家。</p>
<p> </p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-large wp-image-2634" src="https://i0.wp.com/tiwa.wokercn.com/wp-content/uploads/2019/07/12740-1024x652.jpg?resize=750%2C478" alt="" width="750" height="478" srcset="https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12740.jpg?resize=1024%2C652&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12740.jpg?resize=300%2C191&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12740.jpg?resize=768%2C489&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12740.jpg?w=1920&amp;ssl=1 1920w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12740.jpg?w=1560&amp;ssl=1 1560w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" data-recalc-dims="1" /><br /><span style="color: #808080;">圖：仲介公司給學生的薪資表，第一年每月兩萬六千元、第二年起每月三萬元。</span></p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-large wp-image-2636" src="https://i0.wp.com/tiwa.wokercn.com/wp-content/uploads/2019/07/12738-1024x423.jpg?resize=750%2C310" alt="" width="750" height="310" srcset="https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12738.jpg?resize=1024%2C423&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12738.jpg?resize=300%2C124&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12738.jpg?resize=768%2C318&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12738.jpg?w=1920&amp;ssl=1 1920w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/07/12738.jpg?w=1560&amp;ssl=1 1560w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" data-recalc-dims="1" /><br /><span style="color: #808080;">圖：去年10月來台至今年3月，一位學生已欠仲介47,005元。</span></p>
<p> </p>
<p>學生申訴後，勞工局針對證件扣留莫可奈何，只能協助學生到警局報案。就在他們到警局做筆錄的前一天，仲介把所有學生的護照、居留證都歸還。</p>
<p>作筆錄那天，學生們把吃剩的便當收到角落，一問才知道他們擔心沒錢，想留著下一餐吃。筆錄從早上做到深夜，勞力剝削與不當債務的事實明確，學生被鑑別為人口販運被害人得以被安置。</p>
<p>學生希望安置在TIWA由我們繼續協助案子，最後卻因移民署的安置中心未滿，不同意他們到TIWA安置。幾經爭取無效後，他們被送到移民署位於收容所裡的安置中心。最後的訊息是，他們手機要被沒收一個月，只能在禮拜天使用十分鐘。同時，安置中心以保護為由，限制他們的通訊及人身自由，只有司法的承辦才能夠接見。在移民署的不知道是保護還是管束的規定下，我們跟這群被認定是被害人的學生失聯了。</p>
<p>事件爆發後，教育部以「惡行重大」、「嚴重失格」來形容他們的學校。但是一路以來從育達科大、康寧大學到建國科大，教育部放任相同事件一再發生，除了發新聞稿說嚴懲學校、設立申訴專線外，沒有更具體的政策從根本預防這樣的事情發生。此外，勞動部不面對移工的血汗勞動條件，反而大開後門，放任工廠用比移工標準更沒有保障的方式聘僱境外生。移民署安置販運被害人，違反他們的意願，限制通訊及人身自由，三個部門交相賊讓學生二度受害。</p>
<p>離家還有多遠？逃離仲介的威脅，卻進到一個被限制自由的安置中心。回家，面對繳給仲介的費用要不回來的損失，還必須償還當初簽下像山一樣高的貸款。出國留學，這個原本有可能改變他們人生的選擇，反而讓他們掉進一個無法走出的黑洞。</p>
<p> </p>
<p><a href="https://pnn.pts.org.tw/project/inpage/2247/62/62">此文章同步刊載於公視新聞議題中心PNN</a></p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2631</post-id>	</item>
		<item>
		<title>【看見】婚禮</title>
		<link>https://tiwa.org.tw/%e3%80%90%e7%9c%8b%e8%a6%8b%e3%80%91%e5%a9%9a%e7%a6%ae/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bettychen]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2019 05:36:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PNN專欄]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.tiwa.org.tw/?p=2625</guid>

					<description><![CDATA[]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>2019.06.12　文／陳容柔</p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-large wp-image-2626" src="https://i0.wp.com/tiwa.wokercn.com/wp-content/uploads/2019/06/12625-1024x576.jpg?resize=750%2C422" alt="" width="750" height="422" srcset="https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/06/12625-scaled.jpg?resize=1024%2C576&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/06/12625-scaled.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/06/12625-scaled.jpg?resize=150%2C84&amp;ssl=1 150w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/06/12625-scaled.jpg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/06/12625-scaled.jpg?resize=1536%2C864&amp;ssl=1 1536w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/06/12625-scaled.jpg?resize=2048%2C1152&amp;ssl=1 2048w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/06/12625-scaled.jpg?w=2340&amp;ssl=1 2340w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>在印度Puri這個剛經歷嚴重風災的城鎮，傳來了熱情的電音音樂，DJ車後跟著一群年輕男子隨樂舞動。這天是LIPU結婚的日子。<br /><br />2015年LIPU在朋友的介紹下，來到台灣擔任一家印度餐廳的白領廚師。在他工作的前幾個月雇主只付2萬元，往後更是積欠了近六個月的薪資未給。LIPU多次向雇主討要，皆未果。在忍受了六個月後，他終於鼓起勇氣走向警察局。之後TIWA的安置中心就出現了設立以來第一名印度移工。</p>
<blockquote>
<p><img loading="lazy" class="alignnone size-large wp-image-2627" src="https://i0.wp.com/tiwa.wokercn.com/wp-content/uploads/2019/06/12624-1024x769.jpg?resize=750%2C563" alt="" width="750" height="563" srcset="https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/06/12624.jpg?resize=1024%2C769&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/06/12624.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/06/12624.jpg?resize=768%2C576&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/06/12624.jpg?w=1920&amp;ssl=1 1920w, https://i0.wp.com/tiwa.org.tw/wp-content/uploads/2019/06/12624.jpg?w=1560&amp;ssl=1 1560w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" data-recalc-dims="1" /><br />印度籍廚師LIPU遭欠薪六個月後，鼓起勇氣告老闆。</p>
</blockquote>
<p>在處理案件的過程中，我們發現雇主是個善於玩法的惡劣之人，為了不想支付白領移工的薪資，竟偷偷將LIPU登記為合伙投資人，拒絕支付白領移工應有的薪資給他。在法院膠著的情況下，LIPU時常獨自一人待在廚房煮印度菜給安置移工吃，卻也意外的成為中心主任最好的夥伴。<br /><br />當他取得工作證後，他開始積極的尋職，不願就此停滯不前。終於在幾個月的努力面試後，他成功找到新竹一家五星級飯店的主廚工作。雇主非常理解及看重LIPU，也因為他的到職特別推出了印度週活動，LIPU得以大展身手、重拾自信。在工作順利的同時，案件也撥雲見日，最終法院判決雇主返還應付薪資。<br /><br />電音持續舞動，LIPU穿著印度傳統服飾坐在禮車上抵達了老婆MISTA家。印度傳統婚禮是一個非常複雜及隆重的過程，前前後後的禮俗將維持一個月之久，而這天只是開端。進入MISTA家，LIPU需進行4~5小時印度教儀式，從白天到黑夜，終於將MISTA娶回家中。<br /><br />MISTA是LIPU的大學同學，兩人戀愛已長跑七年。在印度，種姓制度雖已被廢除，但現實上還是存在老一輩心中。而MISTA家在種姓階級上是高於LIPU家一階。在LIPU出國的這幾年，MISTA的家人因反對他們兩人交往，積極安排女兒相親，而MISTA堅持拒絕。<br /><br />MISTA曾告訴我，在那段時間她非常痛苦，因為LIPU在台灣遇到問題，她很擔心，而家人又強迫她。她只能一直哭一直哭，沒有人可以說話。<br /><br />也因為這樣的堅持，MISTA的爸爸開始四處打聽LIPU的為人。或許是巧合，LIPU在台灣五星級飯店工作的消息傳回家鄉，他的母校為表揚傑出校友，為LIPU製作了海報貼在校門口。最終，MISTA的家人同意了他們的婚事。而那張海報也被LIPU的家人拿回家存放。<br /><br />娶回老婆的第四天，LIPU家聘請了四名廚師，宴請一千多名賓客。據了解，這是印度很常見的宴客規模。到場的賓客皆為男性，性別不平等的情況還是充斥在印度社會。女人需服侍男人吃飯，待男人吃完後女人才可用餐。而這樣的宴客現場，女人的份只有一包外帶菜。<br /><br />在LIPU居住的這個城鎮有將近一半的人從事廚師工作，部分移動至其他城鎮工作。例如LIPU的哥哥就前往孟買飯店當烘培師。少部份人前往杜拜等鄰近國家工作，而LIPU就是該城鎮少數前往台灣工作的移工。<br /><br />LIPU來台前，其實有份穩定的餐廳工作。我曾問他為何選擇要出國工作，他簡單的回答我，「因為我要賺錢。」<br /><br />LIPU計畫未來在台灣取得永久居留後，要將老婆接到台灣居住。賺錢在LIPU身上，除了是能力的證明，更是跨越障礙的方式。</p>
<p> </p>
<p><a href="https://pnn.pts.org.tw/project/inpage/2222/62/62">此文章同步刊載於公視新聞議題中心PNN</a></p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2625</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
